Definisi
Teori Prospek: Sebuah teori pengambilan keputusan dalam risiko yang menjelaskan penghindaran kerugian dan efek pembingkaian.
1. Mekanisme (mengapa itu terjadi)
Teori prospek memodelkan penilaian yang bergantung pada referensi: hasil dipersepsikan sebagai keuntungan/kerugian relatif terhadap titik referensi; kerugian ditimbang lebih berat; probabilitas ditimbang secara subjektif. Ini menghasilkan pelanggaran sistematis terhadap utilitas yang diharapkan.[^1]
2. Eksperimen / bukti klasik
2.1 Demonstrasi dasar (Kahneman & Tversky, 1979)
- Desain: Serangkaian masalah pilihan dalam risiko yang membandingkan prediksi utilitas yang diharapkan vs pilihan yang diamati.[^1]
- Manipulasi: Pembingkaian hasil dan struktur probabilitas di seluruh nilai yang diharapkan yang setara.[^1]
- Temuan utama: Preferensi yang diamati menunjukkan penghindaran kerugian, ketergantungan referensi, dan efek pembingkaian.[^1]
- Catatan/batasan: Memperkenalkan fungsi nilai teori prospek dan fungsi pembobotan.
2.2 Perluasan teori prospek kumulatif (Tversky & Kahneman, 1992)
- Desain: Penyempurnaan untuk prospek berisiko dengan pembobotan probabilitas kumulatif.[^2]
- Manipulasi: Perluasan model untuk menangani lotere yang lebih umum.[^2]
- Temuan utama: Memberikan kesesuaian deskriptif yang lebih baik di berbagai perjudian.[^2]
- Catatan/batasan: Sering digunakan dalam ekonomi perilaku terapan dan pemodelan konsumen.
3. Pola keputusan konsumen
- Reaksi kuat terhadap "bingkai kerugian" dalam pemasaran.
- Harga referensi mendorong keuntungan/kerugian yang dirasakan.
- Sensitivitas asimetris di sekitar titik referensi memengaruhi peningkatan/penurunan.
4. Bagaimana pemasaran memanfaatkannya
Pemasar membuat titik referensi (MSRP, "harga reguler", kemudian membingkai penawaran sebagai keuntungan dan bukan pembelian sebagai kerugian. Ini mendorong urgensi dan mengurangi pertimbangan.[^3]
5. Mitigasi (Logika Seleksi)
- Nyatakan titik referensi Anda secara eksplisit (anggaran, kebutuhan yang harus dimiliki).
- Bingkai ulang ke istilah absolut dan bandingkan alternatif.
- Gunakan disiplin pembobotan M2 dan validasi M5.
Referensi
- Kahneman, D., & Tversky, A. (1979). Prospect theory: An analysis of decision under risk. Econometrica, 47(2), 263–91.[source]
- Tversky, A., & Kahneman, D. (1992). Advances in prospect theory: Cumulative representation of uncertainty. Journal of Risk and Uncertainty, 5(4), 297–23.[source]
- Kahneman, D. (2011). Thinking, Fast and Slow. Farrar, Straus and Giroux.[source]